Kamis, 31 Maret 2011

Haloo. Mau sedikit sharing nih tentang novel PADANG BULAN karya ANDREA HIRATA. Baru kelar baca novel ini dapet pinjeman dari si dora si nduk si labil Lily Elserisa hehe peace. Gilaa ya novel ini keren abis, bisa bikin aku berhenti tiap baca kalimatnya terus mikir sambil senyum sendiri terus lanjutin baca lagi. Kadang bisa bikin tiba2 ambil tissue nangis terus ketawa lagi. Banyak pelajaran yang di dapet sih. Tentang enong yang pantang menyerah buat bisa belajar bahasa inggris. Tentang Syalimah yang setia mencintai suamiya meski suaminya tak berada disampingnya lagi. Tentang perasaan cinta seorang lelaki melayu kepada perempuan tionghoa yang sangat besar dan melakukan apapun demi tetap bisa bersama meski kadang bertingkah konyol untuk masalah hatinya itu.


“Jika seseorang hanya memikirkan seseorang, bertahun tahun, dan dari waktu ke waktu mengisi hatinya sendiri dengan cinta hanya untuk orang itu saja, maka saat orang itu pergi , kehilangan menjelma menjadi sakit yang tak tertanggungkan, menggeletar sepanjang waktu”


“Andai kata kebahagiaan dapat dilipat, kuingin perasaan bahagia itu kulipat saja. Lalu kumasukkan kedalam saku, kan kubawa kemanapun aku akan pergi. Dan andai kata kesedihan karna putus cinta dapat dibasuh air hujan, aku mau berdiri di bawah hujan dan halilintar. Sepuluh musim sekalipun”

[Padang Bulan – Andrea Hirata]]


Pokoknya kalian semua harus baca ya sangat meng inspirasi lhooo hehe. Novel ini bentuknya dwilogi. Abis Padang Bulan yang kedua itu Cinta di Dalam Gelas tapi belom kelar kubaca jadi tunggu postingan selanjutnya yaaa :)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar